Kamis, Januari 22, 2026
spot_img
BerandaPemerintahanMenhan Sjafrie Paparkan Konsep Perisai Trisula Nusantara untuk Perkuat Pertahanan Negara

Menhan Sjafrie Paparkan Konsep Perisai Trisula Nusantara untuk Perkuat Pertahanan Negara

BANDUNG | LENTERAKEADILAN.CLICK – Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan pembekalan strategis dan motivasi mendalam kepada Perwira Siswa Dikreg LIV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Anggaran 2025. Acara penting ini berlangsung di Kelas Ghra Widya Adibrata, Sesko TNI Bandung, pada hari Selasa (25/11/2025), menegaskan komitmen pemerintah dalam menyiapkan pemimpin militer masa depan yang visioner.

Dalam paparannya, Menhan Sjafrie secara komprehensif memperkenalkan dan menguraikan konsep strategis yang diberi nama Perisai Trisula Nusantara. Selain itu, beliau juga secara khusus menyoroti urgensi transformasi di tubuh TNI, menjabarkan serangkaian nilai-nilai kepemimpinan esensial, serta menekankan optimasi potensi besar yang dimiliki Indonesia demi mencapai kemandirian pertahanan yang kokoh.

Menyambung visi kepemimpinan nasional, Menhan RI menyampaikan bahwa realisasi dari Visi Presiden Prabowo mengenai Pertahanan Rakyat Semesta sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan di institusi militer. “Visi Presiden Prabowo tentang Pertahanan Rakyat Semesta hanya dapat terwujud jika TNI memiliki pemimpin yang berkarakter, profesional, dan mampu menggerakkan kekuatan secara terpadu dengan seluruh komponen bangsa,” tegas Menhan Sjafrie di hadapan para perwira siswa.

Secara spesifik, konsep Perisai Trisula Nusantara memosisikan sinergi antara tiga matra utama TNI Angkatan Darat (AD), TNI Angkatan Laut (AL), dan TNI Angkatan Udara (AU) sebagai inti dari kekuatan pertahanan. Menhan menegaskan bahwa ketiga garda utama ini harus memiliki kapabilitas tinggi untuk menghadapi berbagai spektrum ancaman modern secara efektif dan, yang terpenting, secara adaptif terhadap perubahan geopolitik.

Lebih lanjut, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan bahwa transformasi TNI harus diarahkan menuju pembentukan postur militer yang modern, profesional, dan tangguh. Pembangunan kekuatan pertahanan abad ke-21 ini, menurutnya, merupakan fondasi yang tidak dapat ditawar-tawar dalam rangka menjaga keutuhan wilayah, kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melindungi kepentingan strategis nasional.

 

Sumber dokumentasi : Kemhan RI

Tidak hanya fokus pada aspek teknis dan alutsista, Menhan juga menggarisbawahi pentingnya pembangunan karakter perwira. Beliau menjabarkan nilai-nilai kepemimpinan krusial yang harus melekat pada setiap prajurit TNI, meliputi integritas tinggi, loyalitas tanpa batas, kompetensi yang unggul, serta keberanian yang teguh dalam mengambil keputusan sulit. Karakter-karakter ini dipandang sebagai pilar utama untuk menanggapi dinamika operasi yang semakin kompleks.

Di akhir pembekalannya, Menhan memberikan perspektif tentang potensi luar biasa yang dimiliki Indonesia, mencakup kekayaan sumber daya alam yang melimpah, kekuatan maritim yang dominan, hingga posisi geografis strategis sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Beliau menekankan bahwa potensi ini hanya dapat dimanfaatkan secara optimal apabila stabilitas keamanan nasional tetap terjaga dengan baik.

Oleh karena itu, Menhan Sjafrie menyimpulkan bahwa TNI memikul peran sebagai garda terdepan dan penentu dalam memastikan seluruh kekayaan dan potensi bangsa terlindungi. Keberhasilan TNI dalam menjaga keamanan akan berdampak langsung pada pemanfaatan sumber daya bagi sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat Indonesia, sejalan dengan cita-cita kemandirian bangsa.

 

(Mir)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments